Jakarta, PW: Dispen Kormar, TNI Angkatan Laut (Jakarta). Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme dalam menangani situasi darurat di medan tugas, prajurit Batalyon Kesehatan 1 (Yonkes 1) Marinir TNI Angkatan Laut menggelar latihan intensif pendirian Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) dan simulasi penanganan medis gawat darurat, bertempat di Lapangan Trisula, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin ( 06/04/2026 ).
Kegiatan yang berlangsung di area terbuka ini menunjukkan ketangkasan para prajurit kesehatan Korps Marinir dalam membangun infrastruktur medis secara cepat dan sistematis. Latihan diawali dengan simulasi pengerahan unit ambulans taktis yang dirancang khusus untuk menjangkau medan sulit. Setibanya di lokasi, para prajurit dengan sigap melakukan prosedur pendirian tenda Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap).
Latihan dilanjutkan dengan skenario penanganan korban luka di dalam tenda yang telah dilengkapi dengan peralatan medis lapangan, tampak tim Medis melakukan pengecekan suhu tubuh dan kondisi awal pasien. Simulasi pemasangan infus kepada prajurit yang berperan sebagai korban. Penggunaan tempat tidur lapangan (Velbed) disusun sedemikian rupa untuk memastikan pasien mendapatkan penanganan yang layak meski berada di situasi darurat atau zona konflik.
Lebih lanjut, Kapten Laut (K) dr. Andrey Asmaraman Anapitu selaku Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Yonkes 1 Marinir menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian vital dari tugas pokok batalyon untuk mendukung operasi militer maupun penanggulangan bencana alam.
”Kemampuan membangun fasilitas medis di tengah keterbatasan dan kecepatan memberikan pertolongan pertama adalah kunci keselamatan nyawa di lapangan. Setiap prajurit Yonkes harus mahir secara teknis dan tangguh secara mental,” ujar Pasiops Yonkes 1 Marinir.
Latihan ini diakhiri dengan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur evakuasi dan fungsionalitas alat kesehatan yang digunakan, guna memastikan seluruh perangkat dalam kondisi siap pakai kapan pun dibutuhkan untuk pengabdian kepada bangsa dan negara.